Skip to main content

Komunitas Indonesia Crafter on media .. muncul di Koran Seputar Indonesia




Komunitas Indonesian Crafter hadir di Koran Seputar Indonesia lhooh dan produk SawoKecik mejeng diujung kolom .. hehe .... terus semangat berkarya .... !!

terima kasih Chessie ... ^^

dan bisa baca versi online-nya disini http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/479374/36/

KREATIVITAS Tangan-Tangan TerampilPDFPrint
Tuesday, 20 March 2012
Indonesian Crafter punya arti luas. Tak cuma menampung mereka yang membuat sesuatu dari hasil jahit-menjahit, juga semua orang yang melakukan kerajinan tangan seperti clay, origami, scrapbooking, crochet dan kitting, print pattern, oshibana, bahkan teater boneka.

Berawal dari kegemaran membuat kerajinan tangan yang terjalin antara para crafter via jejaring sosial Facebook, terjadilah pertemanan seperti bola salju. Dari sekadar online, perkumpulan mulai terbangun lewat acara kopi darat hingga mengikuti bazar. Dari sinilah, tercetus pendirian komunitas Indonesian Crafter (IC). Pada Desember 2011, IC terbentuk. Anggotanya saat itu baru 20 orang. Nama Indonesian Crafter akhirnya dipilih karena dianggap memiliki makna luas.

Tak hanya mewakili kerajinan tangan dari hasil jahit-menjahit, juga kerajinan origami, scrapbooking, dan lain-lain. “Di belakang kata-kata Indonesian, kami pilih crafter dengan harapan dan doa supaya komunitas kami bisa juga bersaing dengan komunitas luar negeri. Kami akan dengan bangga menyebut diri kami ini Indonesian Crafter atau pekerja kriya dari Indonesia,” ujar pencetus Indonesian Crafter, Chesiria Tattia. IC punya kegiatan rutin yang disebut Arisan Crafter. Namun, jangan salah menilai, ini bukan arisan biasa.

Di setiap pertemuan arisan ini selalu ada free mini workshop. Seperti arisan pada Maret ini, akan ada workshop membuat cincin dari kawat atau kabel dengan tutorial dari anggota IC yang menjadi tuan rumah. Selain itu, anggota IC juga akan mendapat ilmu kerajinan tangan baru, yang mungkin berbeda dari bidang yang sebelumnya digeluti. IC yang kini anggotanya sudah mencapai 300 orang, tidak hanya diisi oleh perajin dari berbagai bidang, tapi juga berbagai tingkatan.

Ada yang sudah menerbitkan tiga hingga empat buku tutorial, ada juga yang masih pemula. Namun, Chesiria enggan menyebutnya sebagai anggota junior atau senior. “Kita ini semuanya sama-sama belajar hal baru dari orang lain. Jadi, enggak takut untuk bertanya atau ngobrol dengan anggota lain,” jelasnya. Chesiria sendiri mengaku mendapat banyak ilmu setelah membangun komunitas IC.

Dia yang tadinya hanya bisa jahit-menjahit, kini tahu cara membuat dan menghias frame dengan kain perca. “Kalau member lain tadinya hanya tahu cara seni melipat atau origami, pada workshop mini yang akan datang akan belajar membuat oshibana,” ceritanya. Kalau dipikir-pikir, mengikuti IC membuat anggotanya belajar banyak hal baru tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. “Itu kan amat luar biasa,” tambah Chesiria.

Selain lewat workshop mini, bagibagi ilmu juga bisa dilakukan saat salah satu anggota diundang oleh komunitas dari luar negeri untuk bertukar karya. Setelah kembali ke Indonesia, mereka yang diundang pasti akan berbagi oleholeh berupa cerita atau liputan dengan foto-foto seru di blog masing-masing. Chesirian punya angan-angan, IC bisa punya majalah khusus tentang kerajinan tangan dari para crafter Indonesia.

Sementara rencana jangka pendeknya, IC ingin mengadakan acara kerajinan tangan yang cukup besar. Semua produk yang ditampilkan benar-benar kerajinan tangan, bukan produksi pabrik, jadi akan sangat eksklusif. “Mudah-mudahan ada sponsor yang mau bekerja sama dengan kami, “ kata Chesiria. Ya, semoga saja! dyah ayu pamela




Comments

mitha mithun said…
bisa gabung komunitas indonesia craft nya bagaimana caranya yah?thank you

Popular posts from this blog

Sorry , No Longer Available (Discontinue) - Wedding Souvenir

Souvenir yang cinta bumi ini hadir lagiii .... lets go green my Friend ... (^-^)

Sorry , These Souvenirs are No Longer Available (Discontinue)
terima kasih yaaah Stay Clean .. and you will always happy and healthy salam manis sawokecik


Misteri Pohon Sawo Kecik

menemukan artikel ini dari Kompasiana .... aku cinta SawoKecik-kuuuu .... ^^
Misteri Pohon Sawo Kecik di Halaman Kedaton Keraton SurakartaREP | 10 January 2011 | 17:36792 7 Nihil
pohon sawo kecik(koleksi pribadi) Di halaman Kedaton Keraton Surakarta yang berpasir hitam konon dari pantai Selatan dan gunung Merapi, ditumbuhi berbagai pohon langka. Diantaranya 76 buah pohon sawo kecik ( Manilkara Kauki).
Sawo kecik disebut juga sebagai sawo jawa. Dalam bahasa inggris disebut sebagai Caqui dan Manilkara , di India disebut Khirni dan di Thailand disebut Lamut Sida atau Tamut Thai. Sedang dalam bahasa Latin disebut sebagai Manilkara Kauki.
Ciri ciri pohon sawo kecik ini, pohonnya bisa setinggi 25 m dan berdiameter sampai 100 cm. Daun daun sawo kecik mengelompok pada bagian ujung batang. Dibawah permukaan daun berwarna keputihan atau keperak perakan serta halus seperti beludru. Tangkai daun tidak menebal, panjang kelopak daun kurang lebih 7 mm.
Kuncup bunga sawo kecik berbentuk bulat telur. B…

Tutorial ... Kotak Susu Bekas menjadi Kotak Serbaguna

Masih ingat dengan postingan saya sebelumnya tentang Kotak Susu Bekas ? Kali ini saya ingin membuat tutorialnya .. agar teman-teman bisa turut membantu mengurangi sampah di bumi kita ...
langsung aja ..... Tutorialnya bisa di klik disini ....