Tuesday, June 24, 2014

Cerita Tentang SawoKecik Sebar Virus



Haiiii ... teman-teman yang kami harap selalu sehat, bahagia dan maniiis …

Di hari yang ceria ini saya ingin cerita sedikit tentang kegiatan kami menebarkan Virus mengolah #limbah. Saya pernah bercerita bahwa kami ingin sekali generasi mendatang adalah generasi yang cinta lingkungan, yang peduli terhadap sesama, yang tidak hanya mementingkan diri/golongannya sendiri, dan bukan generasi pembuang sampah sembarangan.

Meski gerakan kami yang kini kami sebut dengan gerakan "Sebar Virus"  masih gerakan kecil-kecilan, namun kami berharap yang kecil-kecil ini bisa menjadi besar dan Virus terus tersebar.

SawoKecik menyebarkan Virus agar teman-teman menjaga kebersihan lingkungan dengan giat mengolah limbah apapun menjadi sesuatu yang bermanfaat, agar teman-teman tidak membuang sampah sembarangan. Sungai yang kita pandangi setiap hari harus bersih, jalanan yang kita gunakan kita lewati setiap hari harus bersih … Sungai, selokan dan jalanan bukanlah tempat pembuangan sampah.

SawoKecik menyebarkan Virus yang baik … mengajak teman-teman agar terbuka wawasannya, menjadi lebih kreatif mengolah limbah menjadi sesuatu benda  yang bermanfaat , dan bisa kita pakai sehari-hari.

SawoKecik menyebarkan Virus agar teman-teman mencintai hasil karya handmade Indonesia apalagi yang terbuat dari bahan limbah. Karena dengan demikian teman-teman telah turut andil mengurangi sampah dan membersihkan lingkungan di negara kita tercinta ini.

SawoKecik kerap kali mengadakan #sebarvirus SawoKecik mengolah limbah #kotaksusubekas menjadi benda yang bermanfaat. Beberapa kali kami diundang oleh berbagai pihak untuk menyebarkan Virus yang baik ini.

Beberapa waktu yang lalu … saya dan beberapa rekan dari almamater saya Seni Kriya IKJ dan ITB  diminta untuk memberikan pelatihan di Balai Latihan Kesenian Jakarta Utara untuk Pelatihan Kriya tingkat dasar kepada 25 warga Jakarta Utara… kami memberikan pelatihan kepada mereka yang masih kurang pengetahuannya tentang Kriya. Pengetahuan dan teknik dasar pun diberikan … mereka harus membuat karya dari limbah kertas, karton, kaleng, kayu dan plastik, sampai jadi dan dipamerkan , selama 10 hari. Cukup perjuangan bagi saya karena selama 10 hari saya seperti pegawai pemda berangkat pagi dan pulang sore bolak  balik Pondok Gede- Tanjung Priuk yang memakan waktu 2 jam sekali perjalanan. 10 hari itu adalah hari yang cukup menyenangkan sekaligus penuh tantangan baru juga buat saya karena peserta yang masih belum punya ide mau buat karya apa … agak tergantung pada kami-kami mentornya. Jadi harus mikiriiiin bikin apa … teknisnya gimanaaa … hehe.  Dan sampai rumah pingsan … haha !! Belum lagi jenis limbah yang terbatas … jumlahnya banyak, tapi jenisnya yang terbatas … dan alatpun terbatas, jadi kita harus mampu berkarya dari keterbatasan itu. 10 hari memberi Pelatihan di BLK Jakarta Utara berakhir manis … tentunya dapat banyak kenalan baru, pengalaman baru. Para peserta puas dengan hasil karya mereka, sampai terakhir kita ketemu di acara Evaluasi , hasil karya mereka dipamerkan di Anjungan DKI-TMII  , mereka bangga dengan karya daur ulang yang mereka buat dan menjaganya baik-baik. Semoga satu lagi langkah kecil ini bisa terus menular paling tidak Jakarta Utara sampahnya berkurang … amiiiin.






Dari Jakarta Utara, #sawokecik diminta memberikan workshop menyebarkan virus mengolah limbah kotak susu bekas ke anak-anak kelas 2 SD Sekolah Pelita Harapan di Lippo Cikarang . Mereka adalah anak-anak SD yang mayoritas berkebangsaan Korea, beberapa India, Amerika , Cina dan Indonesia hanya satu. Jadilah anak kampung Bojong Rawalele-Pondok Gede ini harus cas cis cus berbahasa Inggris … yihaaa !! … menyenangkan sekali … mereka anak-anak dengan didikan yang sangat baik dengan mental yang baik … sopan dan santun sekali tanpa dihalangi kebebasannya berekspresi seperti normalnya anak-anak di usia mereka.  Mereka semangat membuat kotak koin dan pembatas buku dari kotak susu bekas dan bangga akan diberikan kepada ibunya, adiknya dan kakaknya … senang bertemu dengan mereka. Dan gurunya yang bule namanya pun sama dengan nama ketiga saya : Naomi … hihihi … jadi lucu karena beliau terbiasa memanggil nama belakang , jadilah dia kagok seperti memanggil namanya sendiri. Semoga satu lagi langkah kecil ini bisa terus menular paling tidak  sampah rumahtangga  berkurang … amiiiin.


Dari Cikarang … SawoKecik beredar ke Meruya Jakarta Barat, sebuah  lokasi di Jakarta yang baru pertama kali itu saya datangi. Kali ini saya dan suami menyebarkan virus mengolah limbah kotak susubekas menjadi kotak koin kepada adik adik berusia 5 tahun disebuah acara ulang tahun. Ini pun seru kehebohan pun terjadi ketika sesi memilih bahan pelapis , namanya anak-anak.. rebutan deh mereka,  ditambah ada seorang anak  perempuan yang nangis karena tidak dapat kertas gambar yang diinginkannya .. saya dan suami pun bingung … memangnya gambar apa sih itu ? kok heboh banget … hihihi … ternyata si karakter itu lagi hits di kalangan anak-anak … … ada-ada saja. Namun acara berjalan lancar dan singkat saja, karena kalau kelamaan mereka keburu bosan…. hehe …. Semoga satu lagi langkah kecil ini bisa terus menular paling tidak  sampah rumahtangga  berkurang … amiiiin.



Tapi memang .. di #sebarvirus sawokecik … sesi memlih bahan selalu menjadi sesi paling heboh ….  hehe …. setuju ??

begitulah sekelumit pengalaman kami dalam menyebarkan virus, mengolah limbah,  sebenarnya banyak cerita seru yang ingin kami share … tapi nanti kepanjaaaaangan … hehe





Selain undangan … sawokecik pun mengadakan #sebarvirus sendiri yang kami adakan diwaktu-waktu tertentu. Inipun seru .. karena peminatnya banyak sekali. Kami senaaaang banget dengan antusias ini … artinya … banyak teman-teman yang tertarik untuk mengolah limbah …. dan menjadikan limbah  sebagai bahan utama berkarya  ..

Kotak susu bekas adalah hanya salah satu contoh limbah yang bisa kita olah menjadi sesuatu yang bermanfaat … tentunya masih banyak jenis limbah yang lain yang bisa kita manfaatkan. Kotak susu bekas hanya ide awal … selanjutnya teman-teman bebas mengembangkannya dengan limbah yang lain … dengan ide ide brilian teman-teman. SawoKecik menyebarkan virus dengan memberikan ide dasar, membuka wawasan, pengenalan bahan, memberikan teknik dasar, selanjutnya adalah bagaimana teman-teman berkreasi sendiri dengan limbah … dan menularkannya ke teman-teman yang laiiin ..

Yuuuk kita terus sebarkan virus yang baik ini …. mari kita mencintai lingkungan, tidak buang sampah sembarangan, giat mendaur ulangnya, dan bangga menggunakan product handmade daur ulang  hasil karya anak Indonesia

Mari kita bergandengan… sama-sama teruuus menyebarkan virus daur ulang ini, menjadikannya trend yang paling hits sedunia … mengajak teman-teman melakukan langkah-langkah kecil ini dengan tujuan mewujudkan mimpi yang besar… agar Indonesia ini menjadi negara dengan lingkungan yang bersih karena warganya yang cerdas dan bermental baik.

Peace, Love and #gogreen !!
Salam Manis SawoKecik

#sawokeciksebarvirus #sebarvirussawokecik #daurulang #reduce #reuse #recycle #urbancraft #milkcarton #sampah #revolusimental #cintalingkungan

2 comments:

Atika Rahma Putri said...

Kalo mau ngundang sawokecik gimana caranya nih?? :)

SawoKecik said...

haiii Atika ... berikut adalah cerita tentang workshop sawokecik yang kami sebut dengan sebar virus sawokecik : http://sawo-kecik.blogspot.com/p/mari-workshop-bersama-sawokecik.html

untuk keterangan lebih lanjut Atika bisa email kita ke sawokecikinbox@gmail.com .. terima kasiiih :)

salam manis sawokecik
Pimpi

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails