Sunday, March 25, 2012

Sorry , No Longer Available (Discontinue) - My Best Friend's Wedding and the Souvenir from SawoKecik

Masih ingatkah dengan postingan saya yang lalu tentang Wedding Souvenir buat sahabat saya ?
Nah .. akhirnya sampailah kita di hari bahagia itu ... (^-^)

Do'a yang terbaik selalu buat Ade dan Ngudi ...
dan terima kasih sudah mempercayakan SawoKecik untuk memeriahkan suasana pernikahan kalian .... *hugs








Sorry , These Souvenirs are No Longer Available (Discontinue)

terima kasih yaaah
Stay Clean .. and you will always happy and healthy
salam manis sawokecik


Thursday, March 22, 2012

Jelang Siang Trans TV - 22 Maret 2012

Alhamdulillah ... hasil shooting Jelang Siang Trans TV hari Jum'at lalu ... hari ini tayang .. yaaayy !! ... aneh ya lihat diri sendiri di TV

terima kasih buat Donna, Merry dan mas Rangga (bukan suami saya lhoo .. namanya sama .. hehe) dan pak Frans. Liputannya berlangsung seru dan full ketawa-tawa .. saya yang tadinya grogi jadi luntur karena canda tawa para crew kecil ini ... hehe

tema yang diliput adalah tentang Gadget Pouch ... ada scene dimana saya terlihat sedang menjahit membuat Gadget Pouch .... selain itu ada juga scene perkenalan produk SawoKecik ...

Alhamdulillah respon yang saya terima sangaaat baik ... bahagianyaaaa .... ^^

Tak lupa terima kasih buat suami tercinta yang bantuin beres-beres SawoKecik's Cave dan membantu menyiapkan beberapa produk juga .... I love my Crafty Husband ... ^^








terima kasih buat Lia atas foto yang diatas ini, baik banget beliau memotret saya sewaktu jam tayang ... hehe .. love you Lia ... (^-^)


Tuesday, March 20, 2012

Komunitas Indonesia Crafter on media .. muncul di Koran Seputar Indonesia




Komunitas Indonesian Crafter hadir di Koran Seputar Indonesia lhooh dan produk SawoKecik mejeng diujung kolom .. hehe .... terus semangat berkarya .... !!

terima kasih Chessie ... ^^

dan bisa baca versi online-nya disini http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/479374/36/

KREATIVITAS Tangan-Tangan TerampilPDFPrint
Tuesday, 20 March 2012
Indonesian Crafter punya arti luas. Tak cuma menampung mereka yang membuat sesuatu dari hasil jahit-menjahit, juga semua orang yang melakukan kerajinan tangan seperti clay, origami, scrapbooking, crochet dan kitting, print pattern, oshibana, bahkan teater boneka.

Berawal dari kegemaran membuat kerajinan tangan yang terjalin antara para crafter via jejaring sosial Facebook, terjadilah pertemanan seperti bola salju. Dari sekadar online, perkumpulan mulai terbangun lewat acara kopi darat hingga mengikuti bazar. Dari sinilah, tercetus pendirian komunitas Indonesian Crafter (IC). Pada Desember 2011, IC terbentuk. Anggotanya saat itu baru 20 orang. Nama Indonesian Crafter akhirnya dipilih karena dianggap memiliki makna luas.

Tak hanya mewakili kerajinan tangan dari hasil jahit-menjahit, juga kerajinan origami, scrapbooking, dan lain-lain. “Di belakang kata-kata Indonesian, kami pilih crafter dengan harapan dan doa supaya komunitas kami bisa juga bersaing dengan komunitas luar negeri. Kami akan dengan bangga menyebut diri kami ini Indonesian Crafter atau pekerja kriya dari Indonesia,” ujar pencetus Indonesian Crafter, Chesiria Tattia. IC punya kegiatan rutin yang disebut Arisan Crafter. Namun, jangan salah menilai, ini bukan arisan biasa.

Di setiap pertemuan arisan ini selalu ada free mini workshop. Seperti arisan pada Maret ini, akan ada workshop membuat cincin dari kawat atau kabel dengan tutorial dari anggota IC yang menjadi tuan rumah. Selain itu, anggota IC juga akan mendapat ilmu kerajinan tangan baru, yang mungkin berbeda dari bidang yang sebelumnya digeluti. IC yang kini anggotanya sudah mencapai 300 orang, tidak hanya diisi oleh perajin dari berbagai bidang, tapi juga berbagai tingkatan.

Ada yang sudah menerbitkan tiga hingga empat buku tutorial, ada juga yang masih pemula. Namun, Chesiria enggan menyebutnya sebagai anggota junior atau senior. “Kita ini semuanya sama-sama belajar hal baru dari orang lain. Jadi, enggak takut untuk bertanya atau ngobrol dengan anggota lain,” jelasnya. Chesiria sendiri mengaku mendapat banyak ilmu setelah membangun komunitas IC.

Dia yang tadinya hanya bisa jahit-menjahit, kini tahu cara membuat dan menghias frame dengan kain perca. “Kalau member lain tadinya hanya tahu cara seni melipat atau origami, pada workshop mini yang akan datang akan belajar membuat oshibana,” ceritanya. Kalau dipikir-pikir, mengikuti IC membuat anggotanya belajar banyak hal baru tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. “Itu kan amat luar biasa,” tambah Chesiria.

Selain lewat workshop mini, bagibagi ilmu juga bisa dilakukan saat salah satu anggota diundang oleh komunitas dari luar negeri untuk bertukar karya. Setelah kembali ke Indonesia, mereka yang diundang pasti akan berbagi oleholeh berupa cerita atau liputan dengan foto-foto seru di blog masing-masing. Chesirian punya angan-angan, IC bisa punya majalah khusus tentang kerajinan tangan dari para crafter Indonesia.

Sementara rencana jangka pendeknya, IC ingin mengadakan acara kerajinan tangan yang cukup besar. Semua produk yang ditampilkan benar-benar kerajinan tangan, bukan produksi pabrik, jadi akan sangat eksklusif. “Mudah-mudahan ada sponsor yang mau bekerja sama dengan kami, “ kata Chesiria. Ya, semoga saja! dyah ayu pamela




Sunday, March 11, 2012

Sorry , No Longer Available (Discontinue) - My Best Friend's Wedding Souvenir-a Medium Tissue Pouch





Akan ada yang berbunga-bunga di pernikahan Sahabat saya yang sedang berbunga-bunga ...(^.^)

Sorry , These Souvenirs are No Longer Available (Discontinue)

terima kasih yaaah
Stay Clean .. and you will always happy and healthy
salam manis sawokecik




Wednesday, March 7, 2012

SawoKecik mejeng juga di media online MYOYEAH

Kali ini SawoKecik mejeng di media online MYOYEAH .... yipiiiee .. makasih Ayya .. *hugs










Sunday, March 4, 2012

SawoKecik hadir di Martha Stewart Living Indonesia edisi Maret 2012

masih ingatkah postingan saya yang dulu ini ?



Setelah dinanti .. Alhamdulillah muncul juga di "Great Finds" Martha Stewart Living Indonesia edisi Maret 2012 ... terima kasih Mbak Miranti .... (^-^)





Saturday, March 3, 2012

SawoKecik ada di bisnis-jabar.com ... thank you Tarlen ... (^-^)

http://bisnis-jabar.com/index.php/berita/craftypreneur-bisnis-para-crafter-indonesia-yang-semakin-menggeliat


CRAFTYPRENEUR: Bisnis para crafter Indonesia yang semakin menggeliat

ilustrasi (antara)

Anda mungkin masih asing dengan nama-nama seperti Cemprut, Sawo Kecik, Ideku Handmade, Sew Stories, Nest of Ojanto, atau Vitarlenology.

Jika Anda mengaku pecinta produk Indonesia, Anda harus mulai berkenalan dengan mereka. Itulah nama produk yang dihasilkan para crafter Indonesia. Anda bisa melihat karya-karya mereka di blognya masing-masing, dan Anda bisa melihat bahwa crafter Indonesia memiliki kreativitas yang sangat tinggi.

Di Indonesia, istilah crafter mungkin belum terlalu familiar. Karena tren membuat ataupun membeli barang-barang handmade juga belum populer. Crafter adalah seseorang yang memiliki ide unik, brilian, yang kemudian dituangkan ke dalam media apapun sehingga menghasilkan suatu bentuk kerajinan tangan. Bidangnya bisa berbagai macam dan tidak terbatas, bisa dengan menjahit, merajut, menyulam, membuat keramik, sampai membuat notebook. Yang penting, semua dikerjakan sendiri.

“Mulai dari konsep, desain, sampai keahlian teknis, seorang crafter punya semua. Sehingga ia bisa memproduksi suatu barang yang merupakan hasil pemikiran juga hasil karyanya sendiri,” tutur Tarlen Handayani, salah satu crafter di Bandung.

Tarlen, yang memiliki brand notebook handmade “Vitarlenology” ini memang sejak lama menggeluti bidang kerajinan tangan. Menurutnya, menghasilkan dan menjual suatu karya handmade sangat berbeda kesannya dengan berbisnis produk lain yang bukan buatan sendiri. Para crafter yang membangun usaha dengan craft sebagai komunitasnya inilah yang disebut dengan craftypreneur.

“Memang kita berwirausaha, namun pendekatan bisnisnya akan sangat berbeda dengan mereka yang menjadikan kerajinan tangan sebagai industri,” tutur Tarlen.

Dalam industri yang berbasis kerajinan tangan, produknya akan didesain, dikerjakan, dipromosikan, dan dijual oleh orang yang berbeda-beda, sesuai bagiannya. Produknya pun akan diproduksi secara massal, bahkan hingga diekspor. Besarnya keuntungan atau omset yang didapat pun menjadi tolak ukur kesuksesan bisnis tersebut. Berbeda halnya dengan para crafter.

Meski sebutannya crafter, mereka bukan sekadar pengrajin. Lebih dari itu, yang mereka hasilkan lebih berupa sebuah karya seni.

“Crafter itu seperti empu, dia yang punya konsep, dia yang mendesain, dia yang mengerti filosofi karya buatannya. Kemudian dia juga mengerjakan semuanya sendiri sampai karya tersebut selesai, sehingga ada karakter tersendiri dari si pembuat yang menjadikan produk tersebut unik dan berbeda,” Tarlen menjelaskan.

Sehingga tak heran jika harga produk para crafter agak lebih mahal daripada produk kerajinan tangan yang dihasilkan oleh industri massal. Sebuah syal yang di pasar dijual seharga Rp30.000, oleh para crafter mungkin akan dijual seharga Rp100.000. Wah, berbeda jauh ya? Karena memang untuk menyelesaikan suatu produk atau karya membutuhkan kerja keras, banyak pengorbanan waktu dan tenaga. Kebanyakan crafter memiliki blog pribadi, di mana mereka akan akan menceritakan proses pembuatan karya tangan mereka.

“Ini juga sebagai bentuk edukasi, agar kita lebih menghargai kerja keras seseorang. Bahwa untuk menghasilkan produk terbaik itu tidak mudah,” kata Tarlen.

Bagaimana, Anda tertarik untuk membeli produk karya para crafter Indonesia? Mulai dari rajutan, kreasi kain felt, buku catatan, hingga keramik? Jika tertarik, Anda bisa datang ke Tobucil di Jalan Aceh, Bandung untuk melihat beberapa produk crafter Indonesia yang dijual di sana.(yri)

Foto: berbagai produk handmade karya para crafter

Image source: http://tobucilhandmade.blogspot.com/


Thursday, March 1, 2012

TUTUP ORDER SEMENTARA saja .... (^-^)


Hai hai .... teman-teman SawoKecik tercinta mohon ma'af ... saya harus mengulang pengumuman ini ... hehe

mulai tgl 1 Maret 2012 SawoKecik menutup custom order dulu ya .... karena ingin konsentrasi menyelesaikan pesanan yang sudah masuk... dan bersiap-siap untuk produksi ready stock .... *bismillah ...

pesanan yang sudah masuk masih dalam proses produksi.. (^-^) .. ditunggu yaaah ... semoga masih sabar .. hiks ...

Terimakasih banyak atas pengertiannya.. (^.^)

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails